Thursday, October 23, 2014
   
Text Size

Kata Sambutan

Bismillahirrahmaanirrahiim, segala puji bagi Allah SWT, yang telah melindungi, membimbing dan memberkahi kita berbagai nikmat yang tiada terkira.

Dalam rangka mengimplementasi salah satu arah strategis Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yaitu perbaikan tata kelola, maka dilakukan upaya pembangunan Sistem Dashboard. Sistem Dashboard adalah sarana berbasis internet, yang dapat dimanfaatkan oleh unit-unit kerja, di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, untuk mencatat, memonitor pelaksanaan dan menyimpan dokumen hasil kegiatan, sehingga pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan efisien dan efektif, serta sesuai dengan sasaran dan tujuan yang tercantum dalam DIPA yang telah disahkan.

Puji syukur patut kita panjatkan, karena atas berkat karuniaNya, pembangunan Sistem Dashboard telah melalui tahap perencanaan & pengorganisasian, pengembangan sistem dan telah teriinstalasi sejak pertengahan 2009. Dan pada tahun 2010 ini, sistem yang telah terpasang, perlu dimonitor dan disempurnakan tata laksananya, sehingga terintegrasi dengan mekanisme pengendalian dan pelaporan, di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Di samping itu, jangkauan sistem Dashboard akan diperluas, dari pengguna yang tadinya hanya di tingkat Sekretariat dan Tata Usaha, akan dikembangkan sampai ke tingkat Sub Direktorat, yang berperan sebagai penanggung jawab kegiatan.

Sistem Dashboard diharapkan mampu merajut data kegiatan, dari seluruh unit kerja di lingkungan Direktorat Jendral Pendidikan Islam, untuk dapat disajikan ke dalam satu jendela. Fitur-fitur dari sistem ini akan bermanfaat bagi pelaksana kegiatan sebagai berikut :
  1. Kuasa Pengguna Anggaran.  Direktur Jenderal Pendidikan Islam selaku Kuasa Pengguna Anggaran, yang merupakan penanggung jawab umum pelaksanaan anggaran, dapat menggunakan Sistem Dashboard untuk memonitor kemajuan pelaksanaan kegiatan yang tertuang dalam DIPA yang telah ditandatanganinya.
  2. Pejabat Penerbit SPM. Sekretaris Direktur Jenderal Pendidikan Islam  selaku Pejabat Penerbit SPM dapat menggunakan Sistem Dashboard untuk mempermudah administrasi pelaksanaan anggaran, karena dapat memonitor kegiatan dari sisi biaya, rencana mutu, dan waktu pelaksanaan.
  3. Bendahara Pengeluaran. Sistem Dashboard dapat dimanfaatkan oleh bendahara pengeluaran untuk melihat file digital dari dokumen-dokumen pendukung kegiatan yang diperlukan untuk keperluan penerbitan SPP, SPM dan SP2D.
  4. Pejabat Pembuat Komitmen. Para pejabat pembuat komitmen di lingkungan Direktorat Pendidikan Islam, dapat memonitor  kinerja dari Penanggung Jawab Program / Kegiatan, PPUMK, Tim Uji Materi, tim SPP, serta Panitia Pengadaan.
  5. Penguji Materi. Tim penguji materi selain menerima dokumen dalam bentuk cetakan, juga dapat memanfaatkan Sistem Dashboard untuk mengakses file-file digital dari dokumen pertanggung jawaban,  yang diinput oleh para penanggung jawab / pelaksana program/ kegiatan. Ini akan memudahkan dalam penyusunan checklist pengujian material.
  6. Penguji Berkas. Tim penguji berkas, selain menerima dokumen cetakan, juga dapat memanfaatkan sistem Dashboard untuk melihat berkas digital terkait kelengkapan data tagihan, yang diajukan oleh Pejabat Pemegang Komitmen untuk penerbitan SPM.
  7. Pembantu / Pemegang Uang Muka Kegiatan. Sistem Dashboard dapat dipergunakan untuk memonitor kelengkapan dokumen / arsip SPJ yang disusun oleh Penanggung Jawab / Pelaksana Program.
  8. Penanggung Jawab/Pelaksana Program dan Kegiatan. Sistem Dashboard dapat dimanfaatkan untuk menyimpan dokumen kegiatan yang dihasilkan, baik pada tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan penyelesaian kegiatan yang ditugaskan oleh Pejabat Pemegang Komitmen.
Selain bermanfaat sebagai alat bantu pengendalian dan pelaporan kegiatan, Sistem Dashboard secara tidak langsung akan berperan sebagai “Knowledge Asset Repository” atau “Perpustakaan Digital”  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.  Data lengkap terkait dengan dokumen keuangan, SPJ dan data pendukungnya, akan sangat diperlukan oleh penanggung jawab  kegiatan dan pimpinan Ditjen Pendis, sebagai bahan pertanggung jawaban saat pemeriksaan oleh aparat pengawasan fungsional (seperti BPKP, Itjen Depag dll).

Selain untuk keperluan pemeriksaan, data digital terkait proses dan produk kegiatan tahun sebelumnya, dapat dijadikan referensi bagi penanggung jawab / pelaksana program kegiatan di tahun-tahun mendatang. Berbagai contoh TOR, Rencana Anggaran Biaya, Surat Keputusan, Laporan-Laporan Kegiatan tahun sebelumnya, dapat digunakan sebagai “benchmark” oleh penanggung jawab  kegiatan untuk mengelola kegiatan yang sedang dikerjakan.

Sistem Dashboard telah dapat diakses dengan userid dan password yang ditentukan, di alamat http:// www.pendis.info. Web server telah aktif  dan dapat menampung 700 GByte Data, perangkat lunak sudah ditest dan bekerja sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan, operator telah dilatih dan data tahun 2009 telah dimasukkan.
Untuk tahun 2010, keberhasilan pengembangan sangat ditentukan oleh tingkat kesadaran akan pentingnya pengendalian dan pelaporan kegiatan serta “kesadaran digital”  dari seluruh pejabat pelaksanaan kegiatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.  
 
Kerja keras untuk mengembangkan sistem Dashboard sudah dilakukan. Hasil kerja bidang Teknologi Informasi  ini, tentu harus dibarengi oleh kerja keras dari seluruh komponen pelaksana kegiatan, untuk menjaga konsistensi dan kesinambungan pemasukan data ke dalam Sistem, sehingga arah strategis pendidikan islam, terutama penyempurnaan tata kelola dapat mencapai target yang diinginkan yaitu opini BPK Wajar Tanpa Syarat pada tahun 2012 nanti.

Dalam mengembangkan Sistem Dashboard, digunakan berbagai referensi baik dari sisi metodologi maupun peraturan perundangan. Metoda pengembangan sistem mengacu pada Control Objectives For Information And Related Technology (COBIT) yang dikembangkan oleh IT Governance Institute dan  A Guide To Project Management Body Of Knowledge (PMBOK) yang dikembangkan oleh Project Management Institute. Serta referensi perundangan  mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor : Dj.I/01/2008 Tentang Petunjuk Teknis Pembayaran dalam Pelaksanaan APBN dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2006 tentang pengendalian dan pelaporan kegiatan.

Akhir kata, semoga Sistem Dashboard dapat menjadi sarana efektif dan efisien bagi manajemen, untuk meningkatkan tata kelola kegiatan, sehingga prinsip Good Governance yaitu transparansi, partisipasi dan akuntabilitas kinerja di unit-unit layanan pendidikan dapat terimplementasi. Tata kelola yang baik dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, diyakini akan berkontribusi besar terhadap upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, karena akan menghasilkan peserta didik yang berakhlak mulia, cerdas dan kompetitif.

Semoga niat dan upaya ini mendapatkan rahmat dari Allah SWT. Amin ya robbal alamin.

In tanshurullaha yanshurkum wayutsabbit aqdaamakum,
Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Jakarta, 12 Februari 2010
Direktorat Jenderal
Sekretaris


Dr. H. Affandi Mochtar, MA
NIP : 196202121988031005

Restore Default Settings